Back To The Top!
Responsive Banner design

Cari Artikel

Agar Doa Diaminkan Malaikat


Singkat.. Padat... Namun mengena.. Itu ciri ustadz-ustadz muda yang saya suka..

Kisah ini yang diceritakan oleh Ustadz Riyadz, "Tahun 2010 lalu saya ini masih Ustadz baru, masih muda, tapi sering dicurhati oleh banyak orang tentang masalah mereka. Mau tidak mau saya harus memberikan saran jalan keluar, pegangan saya hanya dua: Quran dan Hadist, dan saya yakini itulah kunci semua masalah.. Hari itu seorang ibu datang kepada saya, bercerita kalau dia bekerja di Toko Sepatu di lokasi pasar di Semarang yang terbakar. Sebagian sepatu sudah hangus, sebagian lagi yang tersisa. Pemilik toko memanggilnya, dan mengatakan dia akan memindah tokonya keluar kota, karena kondisi pasar yang terbakar sebagian tentu sangat sulit untuk tempat jualan.  Ibu itu meminta kepada pemilik toko, agar tidak pindah keluar kota, dia sudah bekerja bertahun-tahun menjaga toko itu, kalo dia harus berhenti bekerja bagaimana susahnya mencari kerja baru. Toko sepatu itu sudah seperti menjadi rumah keduanya, sudah betah bekerja disana.. Pemilik toko mensyaratkan, jika memang tokonya mau tetap disana, dia minta ibu itu bisa menjual sisa sepatu yang ada.. Jika tidak laku, terpaksa dia pindah keluar kota.."

Ustadz Riyadh melanjutkan: "Saya waktu itu inget sebuah hadist Nabi, Usai sholat bacalah Al Quran, lalu berdoalah.. Orang yang membaca Al Quran lalu berdoa maka doanya akan di-aammiiin-kan oleh 40.000 malaikat. Saya minta amalan itu dilakukan oleh ibu itu..

Sebulan kemudian ada SMS masuk, dari ibu itu izin untuk menelephon..
Saya jawab: nanti dulu.. Jangan sekarang.. Besoknya dia SMS lagi, mau menelephon, saya jawab.. Nanti dulu, sedang sibuk..  Padahal saya sedang tidak sibuk, tapi saya justru takut kalo anjuran saya itu gak mempan, saya dikomplain oleh oleh ibu itu.. Saya menyiapkan hati saya, baru ketika saya tenang, saya ijinkan ibu itu menelephon.."

Lalu? Gimana tadz? Marah? Ngamuk? "Diluar dugaan, ternyata ibu itu membawa berita gembira, semua sepatu yang dia jual ludesss.. Sampai harus mendatangkan stock lagi, pemilik toko semangat lagi, dan toko tidak jadi dipindah ke luar kota, ibu itu dipercaya lagi oleh pemiliknya untuk mengelola lagi toko sepatu itu..."

"Ibu menjalankan saran saya? Untuk berdoa selalu usai membaca Quran?" Tanya Ustadz Riyadh
"Iya Ustadz, saya tau doa saya bisa tidak dikabulkan oleh Allah karena tertutup oleh dosa-dosa saya selama ini, tapi di belakang saya ada 40.000 malaikat yang meng-aaammiin-kan, malaikat-malaikat itu tidak punya dosa di depan Allah, masak Allah tidak mengabulkan.."

Jlebb!
"Ternyata saya yang belajar pada ibu itu, janji Allah dan Rasulnya itu terbukti. Keyakinan kuat yang dimiliki ibu itu membuka pintu kemudahan untuknya.. Kalau doanya tertolak, dia punya 40.000 malaikat di belakangnya yang ikut meng-aaammiiin-kan doa-doanya..
Dengan cara sholat..  Bacalah Quran.. lalu berdoalah.. "

-------------
Kawanku...
Inilah kita, manusia penuh dosa yang selalu khilaf dimana-mana.. Doa kita panjatkan, belum tentu langsung Allah kabulkan..  Doa terus-menerus, namun kadang galau seolah Allah tak mau mengurus..

Ilmu lagi..  Bacalah Al Quran, undang para malaikat datang, kumpulkan mereka di belakang kita..
Lalu berdoalah..
Diri kita memang berlumuran dosa, hina dan papa.. Namun di belakang kita berderet ribuan mahluk mulia yang siap mengaminkan doa-doa kita. Subhanalloh!...
Copas from FB

Maafkan Aku Keluargaku



Suatu hari saya bersenggolan dengan seseorang yang tidak saya kenal. “Oh, maafkan saya,” reaksi spontan saya. Ia juga berkata: “Maafkan saya juga.” Orang itu dan saya berlaku sangat sopan. Kami pun berpisah dan mengucapkan salam.
Namun cerita jadi lain, begitu sampai di rumah. Pada hari itu juga, saat saya sedang menelphone salah satu kolega terbaik saya, dengan bahasa sangat lembut dan santun untuk meraih simpati kolega saya itu, tiba2 anak lelaki saya berdiri diam-diam di belakang saya. Saat saya berbalik,
hampir saja membuatnya jatuh. "Minggir!!! Main sana, ganggu saja!!!" teriak saya dengan marah. Ia pun pergi dengan hati hancur dan merajuk.
Saat saya berbaring di tempat tidur malam itu, dengan halus, Tuhan berbisik, "Akan kusuruh malaikat menyabut nyawamu dan mengambil hidupmu sekarang, namun sebelumnya, aku akan izinkan kau melihat lorong waktu sesudah kematianmu. Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan. Tetapi dengan anak yang engkau kasihi, engkau perlakukan dengan sewenang-wenang, akan kuberi lihat setelah kematianmu hari ini, bagaimana keadaan atasanmu, kolegamu, sahabat dunia mayamu, serta keadaan keluargamu"
Lalu aku pun melihat, hari itu saat jenazahku masih diletakkan di ruang keluarga, hanya satu orang sahabat dunia mayaku yg datang, selebihnya hanya mendoakan lewat grup, bahkan jg ada yg tdk komentar apapun atas kepergianku, dan ada yg hanya menulis 3 huruf singkat, 'RIP'.
Lalu teman-temanku sekantor, hampir semua datang, sekejap melihat jenazahku, lalu mereka asik foto-foto dan mengobrol, bahkan ada yg asik membicarakan aibku sambil tersenyum-senyum. Bos yg aku hormati, hanya datang sebentar, melihat jenazahku dalam hitungan menit langsung pulang. Dan kolegaku, tidak ada satupun dari mereka yang aku lihat.
Lalu kulihat anak-anakku menangis dipangkuan istriku, yang kecil berusaha menggapai2 jenazahku meminta aku bangun, namun istriku menghalaunya. istriku pingsan berkali-kali, aku tidak pernah melihat dia sekacau itu. Lalu aku teringat betapa sering aku acuhkan panggilannya yg mengajakku mengobrol, aku selalu sibuk dengan hpku, dengan kolega2 dan teman2 dunia mayaku, lalu aku lihat anak2ku.. Sering kuhardik dan kubentak mereka saat aku sedang asik dengan ponselku, saat mereka ribut meminta ku temani. Oh Ya Allah.. Maafkan aku.
lalu aku melihat tujuh hari sejak kematianku, teman-teman sudah melupakanku, sampai detik ini aku tidak mendengar aku mendapatkan doa mereka untukku, perusahaan telah menggantiku dengan karyawan lain, teman-teman dunia maya masih sibuk dengan lelucon2 digrup, tanpa ada yg mbahasku ataupun bersedih terhadap ketiadaanku di grup mereka.
Namun, aku melihat istriku masih pucat dan menangis, airmatanya selalu menetes saat anak2ku bertanya dimana papah mereka? Aku melihat dia begitu lunglai dan pucat, kemana gairahmu istriku?
Oh Ya Allah Maafkan aku..
Hari ke 40 sejak aku tiada.
Teman FB ku lenyap secara drastis, semua memutuskan pertemanan denganku, seolah tidak ingin lagi melihat kenanganku semasa hidup, bosku, teman2 kerja, tdk ada satupun yang mengunjungiku kekuburan ataupun sekedar mengirimkan doa.
Lalu kulihat keluargaku, istriku sudah bisa tersenyum, tapi tatapannya masih kosong, anak2 masih ribut menanyakan kapan papahnya pulang, yang paling kecil yang paling kusayang, masih selalu menungguku dijendela, menantikan aku datang.
Lalu 15 tahun berlalu.
Kulihat istriku menyiapkan makanan untuk anak2ku, sudah mulai keliatan guratan tua dan lelah diwajahnya, dia tidak pernah lupa mengingatkan anak2 bahwa ini hari jumat, jangan lupa kekuburan papah, jangan lupa berdoa setiap sholat, lalu aku membaca tulisan disecarik kertas milik putriku malam itu, dia menulis.. "Seandainya saja aku punya papah, pasti tidak akan ada laki2 yang berani tidak sopan denganku, tidak akan aku lihat mamah sakit2an mencari nafkah seorang diri buat kami, oh Ya Allah.. Kenapa Kau ambil papahku, aku butuh papahku Ya Allah.." kertas itu basah, pasti karena airmatanya..
Ya Allah maafkanlah aku..
Sampai bertahun2 anak2 dan istriku pun masih terus mendoakanku setelah sholat, agar aku selalu berbahagia diakherat sana.
Lalu seketika,, aku terbangun.. Dan terjatuh dari dipan.. Oh Ya Allah Alhamdulillah.. Ternyata aku cuma bermimpi..
Pelan-pelan aku pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya, masih aku lihat airmata disudut matanya, kasihan sekali, terlalu kencang aku menghardik mereka..
“Anakku, papah sangat menyesal karena telah berlaku kasar padamu".Si kecilku pun terbangun dan berkata, “Oh papah, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu.”
“Anakku, aku mencintaimu juga. Aku benar-benar mencintaimu, maafkan aku anakku” Dan kupeluk anakku. Kuciumi pipi dan keningnya.
Lalu kulihat istriku tertidur, istriku yang sapaannya sering kuacuhkan, ajakannya bicara sering kali aku sengaja berpura2 tidak mendengarnya, bahkan pesan2 darinya sering aku anggap tak bermakna, maafkan aku istriku, maafkan aku.
Air mataku tak bisaku bendung lagi.
Apakah kita menyadari bahwa jika kita mati besok pagi, perusahaan di mana kita bekerja akan dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari? Teman2 akan melupakan kita sebagai cerita yang sudah berakhir, beberapa masih menceritakan aib2 yang tidak sengaja kita lakukan. Teman2 dunia maya pun tak pernah membahas lagi seolah, aku tidak pernah mengisi hari2 mereka sebagai badut di grup.
Lalu aku rebahkan diri disamping istriku, ponselku masih terus bergetar, berpuluh puluh notifikasi masuk menyapaku, menggelitik untuk aku buka, tapi tidak.. tidak.. Aku matikan ponselku dan aku pejamkan mata, maaf.. Bukan kalian yang akan membawaku ke surga, bukan kalian yang akan menolongku dari api neraka, tapi ini dia.. Keluargaku.
keluarga yang jika kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka.
Copas from Status FB Harfindo Nismal

Bisnis Online

Kenapa harus berbisnis Online? Pertanyaan tersebut akan mungkin akan terjawab dari seorang pelaku bisnis online yang bernama Dewa Eka Prayoga‎ dalam akun FBnya “ Jujur, Saya termasuk dibilang telat masuk dunia online. Kenapa? Karena sebelumnya Saya bisnis dan jualan pakai cara offline saja. Maklum, gaptek... hehehe!

Tapi Saya nggak mau berbangga diri dengan kegaptekan Saya, hingga pada akhirnya Saya terus mencari tahu dan belajar tentang dunia online. Saya pun mulai mempelajari beberapa media di online, seperti facebook, twitter, instagram, youtube, website, dan lain-lain.
Capek memang mempelajari itu semua... tapi ya mau gimana lagi, namanya juga newbie, harus belajar mati-matian, supaya nggak ketinggalan zaman. Akhirnya Saya pun memutuskan untuk terus belajar dan belajar.

"Belajar mati-matian, Action gila-gilaan, supaya hasilnya Membanggakan" Alhamdulillah... akhirnya sedikit demi sedikit Saya paham dunia online. Bahkan, saat ini hampir 90% aktivitas dan cara promosi bisnis Saya adalah melalui online. Tak bisa dipungkiri, hasilnya memang mengagumkan. Edan!
Nah, apa sesungguhnya yang membuat Saya terjun memilih berbisnis online?
Pertama, Saya orangnya males ketemu orang. hehehe... lebih asyik depan laptop atau megang gadget. Makanya Saya berpikir, gimana caranya tanpa ketemu orang tapi bisnis bisa jalan dan jualan pun laris nggak karuan. Online deh....

Kedua, Saya males ubah penampilan. Seperti yang Anda tahu, bisnis offline itu, terutama pas jualan, akan sangat memperhatikan penampilan si penjual. Seringkali untuk ketemu klien atau calon pelanggan harus pakai penampilan rapi, kemejaan, bahkan jasan. Nah, sedangkan Saya sendiri lebih suka kaosan. Hehehe...

Ketiga, Saya males keluar uang banyak. Ya, kalau offline, budget pengeluaran paling besar itu di tempat. Sedangkan Saya nggak mau keluar uang banyak. hihihi... Saya berpikir keras gimana caranya bisnis bisa jalan tapi tanpa harus keluar banyak uang. Akhirnya online adalah jawabannya.
Jadi, alasan kenapa Saya bisnis itu adalah karena Saya MALAS J. Apalagi kalau di jalan udah macet atau hujan, duuh.... kadang omzet dipengaruhi oleh cuaca dan suasana. Nggak banget deh...

Kalau soal Target Market, udah jelas banget bahwa yang namanya ONLINE itu bisa mencakup sangat luas, nggak terbatas oleh daerah tertentu saja. Tentu ini keuntungan buat kita sebagai Pengusaha.

Terlebih lagi kalau bicara soal fleksibilitas, waaah.... enak banget dah jadi pebisnis online. Waktu bisa kita habiskan berlama-lama dengan keluarga, berbagi dengan kawan-kawan di sekitar, bisa jualan sambil tidur-tiduran, bahka ditinggal jalan-jalan.
Bahasa Saya adalah prinsip 5D "Duduk Diam Di rumah Duit Datang" hehehe... “
Powered by Blogger.